Pelatihan Seka Gong Anak Banjar Teruna Desa Siangan Resmi Dibuka, Wujud Pelestarian Seni dan Budaya Bali

Pelatihan Seka Gong Anak Banjar Teruna Desa Siangan Resmi Dibuka, Wujud Pelestarian Seni dan Budaya Bali

Desa Siangan, 3 Juli 2026 — Semangat pelestarian seni dan budaya Bali terus tumbuh di kalangan generasi muda. Hal tersebut terlihat dari pembukaan Seka Gong Anak Banjar Teruna, Desa Siangan, yang menjadi wadah bagi anak-anak untuk belajar, berlatih, dan mengembangkan kemampuan dalam seni tabuh tradisional Bali.

Kegiatan pembukaan ini disambut antusias oleh masyarakat Banjar Teruna. Kehadiran Seka Gong Anak diharapkan tidak hanya menjadi sarana untuk meningkatkan keterampilan seni, tetapi juga sebagai upaya menanamkan rasa cinta terhadap budaya Bali sejak usia dini.

Melalui kegiatan ini, anak-anak diberikan kesempatan untuk mengenal berbagai jenis gamelan serta mempelajari teknik dasar dalam memainkan instrumen gong dan perangkat gamelan Bali. Selain keterampilan bermusik, kegiatan tersebut juga mengajarkan nilai kedisiplinan, kebersamaan, tanggung jawab, dan gotong royong.

Pembentukan Seka Gong Anak ini juga menjadi bagian dari upaya masyarakat Banjar Teruna dalam menjaga keberlangsungan seni tradisional agar tetap hidup dan dapat diwariskan kepada generasi berikutnya. Dengan adanya wadah pembelajaran yang terarah, diharapkan semakin banyak anak-anak yang tertarik untuk terlibat dalam kegiatan seni dan budaya.

Masyarakat Banjar Teruna berharap Seka Gong Anak dapat berkembang secara berkelanjutan serta melahirkan generasi muda yang tidak hanya terampil dalam seni tabuh, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap adat dan budaya Bali.

Pembukaan Seka Gong Anak Banjar Teruna menjadi momentum penting bahwa pelestarian budaya tidak hanya menjadi tanggung jawab generasi tua. Dengan melibatkan anak-anak sejak dini, seni dan tradisi Bali diharapkan tetap lestari dan terus berkembang di tengah perubahan zaman.